ADA APA SIH DENGAN DANAU TOBA ?
Kalian tau nggak sih tentang danau toba ? kalau belum, baca dulu deh dari pada penasaran, ok!
Para ilmuwan sepakat bahwa letusan Toba memicu musim dingin
vulkanik yang menyebabkan jatuhnya suhu dunia antara 3 hingga 5 °C (5,4 hingga
9,0 °F), dan hingga 15 °C (27 °F) di daerah lintang atas. Penelitian lanjutan
di Danau Malawi, Afrika Tengah, menemukan endapan debu letusan Toba, tetapi
tidak menemukan bukti perubahan iklim besar di Afrika Timur. Pada tanggal 18
Juni 2018, musibah tenggelamnya kapal feri terjadi di Danau Toba dan
menenggelamkan lebih dari 190 orang.
Di danau toba ada jenis flora sama fauna apa aja ya ?
Flora di danau ini meliputi berbagai jenis fitoplankton, makrofita kecil, makrofita mengambang, dan makrofita terbenam, sedangkan daratan sekitarnya ditutupi hutan hujan, termasuk jenis hutan pinus tropis Sumatra di daerah pegunungan yang lebih tinggi.
Di danau toba ada jenis flora sama fauna apa aja ya ?
Flora di danau ini meliputi berbagai jenis fitoplankton, makrofita kecil, makrofita mengambang, dan makrofita terbenam, sedangkan daratan sekitarnya ditutupi hutan hujan, termasuk jenis hutan pinus tropis Sumatra di daerah pegunungan yang lebih tinggi.
Fauna di danau ini meliputi beberapa
spesies zooplankton dan hewan bentos. Karena danau ini oligotrof (tidak kaya
nutrien), ikan aslinya tergolong langka. Hanya ada dua ikan endemik di danau
ini, yaitu Rasbora tobana (bisa disebut hampir endemik karena juga ditemukan di
sungai-sungai yang bermuara di danau ini). dan Neolissochilus thienemanni,
biasa disebut ikan Batak. Spesies yang disebutkan terakhir itu terancam oleh
deforestasi (penyebab siltasi), polusi, perubahan ketinggian air, dan spesies
ikan baru yang didatangkan ke danau ini. Spesies ikan asli lainnya adalah
Aplocheilus panchax, Nemacheilus pfeifferae, Homaloptera gymnogaster, Channa
gachua, Channa striata, Clarias batrachus, Barbonymus gonionotus, Barbonymus
schwanenfeldii, Danio albolineatus, Osteochilus vittatus, Puntius binotatus,
Rasbora jacobsoni, Tor tambra, Betta imbellis, Betta taeniata, dan Monopterus
albus. Spesies ikan pendatang meliputi Anabas testudineus, Oreochromis
mossambicus, Oreochromis niloticus, Ctenopharyngodon idella, Cyprinus carpio,
Osphronemus goramy, Trichogaster pectoralis, Trichopodus trichopterus, Poecilia
reticulata, dan Xiphophorus hellerii.
#11HalUnikDanauToba
#1 Gunung Toba telah meletus sebanyak
3 kali. Letusan 1 terjadi sekitar 800.000 tahun lalu. Letusan ini menghasilkan
kaldera sisi selatan gunung, meliputi daerah Prapat dan Porsea, Sumatera Utara.
Letusan ke-2 memiliki kekuatan lebih kecil, terjadi 500.000 tahun lalu. Letusan
ini membentuk kaldera di sisi utara,yaitu di daerah antara Silalahi dengan
Haranggaol. Letusan ket-3 terjadi 74.000 tahun lalu yang menghasilkan kaldera,
mengubah Gunung Toba menjadi Danau Toba yang sekarang dengan Pulau Samosir di
tengahnya.
#2 Gunung Toba, gunung berapi super
(super volcano) yang mengelilingi danau dan Pulau Samosir itu masih aktif.
Tidak bisa diprediksi kapankah ia akan erupsi.
#3 Lokasi Gunung Toba (kini menjadi
Danau Toba) memang rawan bencana. Hal ini terkait dengan posisi Indonesia yang
terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik, yakni Eurasia, Indo-Australia dan
Lempeng Pasifik.
#4 Seorang peneliti New York
University melakukan penelitian untuk mencari tahu bagaimana iklim Bumi di masa
lalu. Ia berhasil menemukan sebuah benda bernama foraminifera di dasar laut,
yang menjadi indikasi kalau dulu suhu Bumi sangat ekstrem. Si peneliti akhirnya
menemukan fakta jika penyebabnya adalah erupsi Gunung Toba saat itu. Peneliti
ini juga menyebutkan jika gara-gara erupsi tersebut, samudera seluruh dunia
mengalami penurunan suhu sampai 5 derajat celcius.
#5 Debu Riolit (rhyolite) yang seusia
dengan batuan Toba di Malaysia, bahkan juga ditemukan sejauh 3.000 kilometer ke
utara hingga India Tengah, selain itu ditemukan pula di Samudera Hindia.
#6 Meletusnya Gunung Toba menyebabkan
kematian massal dan pada beberapa spesies bahkan mengalami kepunahan. Menurut
beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar
60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu.
Baca juga: Pantai Batu Hoda, destinasi
sekitar Danau Toba yang hits dan harus dikunjungi saat ke sana
#7 Meletusnya Gunung Toba dulu
mengakibatkan pengaruh yang sangat besar, ditemukan bukti bentuk molekul debu
vulkanik yang sama di 2100 titik di dunia. Bahkan yang cukup mengejutkan,
ternyata penyebaran debu akibat meletusnya Gunung Toba itu sampai terekam
hingga di Kutub Utara.
#8 Danau Toba menduduki peringkat
pertama dunia di sosial media Twitter dibandingkan danau lain di dunia yang
juga indah dan menawan. Danau Toba juga menjadi destinasi wisata (DTW) di
Sumatera Utara baik wisatawan lokal, nasional, dan mancanegara.
#9 Pulau Samosir yang berada di tengah
Danau Toba, memiliki 2 danau indah di tengahnya yang diberi nama Danau Sidihoni
dan Danau Aek Natonang.
#10 Danau Toba menjadi habitat ikan
khas daerah batak, yaitu ‘ikan batak'(Neolissochillus thienemanni) yang punya
nilai sejarah dan budaya tinggi.
#11 Di era 1990-an, tepatnya sebelum
tahun 1997, Danau Toba merupakan destinasi yang sangat populer bagi turis-turis
luar negeri, terutama berasal dari Belanda, Malaysia, Singapura, Jerman,
Jepang, Korea, bahkan ada juga yang berasal dari Amerika.

Bagus kak, upload yg banyak yaa
BalasHapus